repository internal yang berisi hasil uji coba, panduan teknis, serta FAQ dari berbagai produk yang ditangani. Repository ini dapat menjadi single source of truth yang bisa diakses lintas divisi, memastikan seluruh tim memiliki referensi yang sama, mempercepat penyelesaian kasus, dan menjaga konsistensi informasi tanpa bergantung pada individu tertentu.
disarankan untuk mendorong adanya akun demo atau sandbox resmi dari vendor atau aplikasi. Dengan adanya environment pengujian ini, tim dapat melakukan simulasi dan pembelajaran fitur baru tanpa mengganggu data produksi atau pelanggan. Hal ini juga membantu mempercepat pemahaman terhadap perubahan fitur maupun penanganan error yang bersifat spesifik.
sharing session rutin antar anggota tim, di mana setiap anggota bergantian membagikan pengetahuan teknis, hasil temuan, atau solusi kasus yang telah berhasil diselesaikan. Sesi ini berfungsi sebagai media knowledge transfer internal, sekaligus memperkuat kolaborasi dan budaya saling belajar. Setiap hasil sharing dapat didokumentasikan kembali dalam repository agar bisa diakses oleh seluruh anggota tim.
membangun SLA dan SOP antar divisi, khususnya untuk proses saldo domain, billing, atau approval internal lainnya. Dengan adanya SOP dan SLA yang disepakati bersama, proses kerja lintas divisi menjadi lebih transparan, terukur, dan mengurangi miskomunikasi.
implementasikan sistem reminder otomatis melalui email atau WhatsApp untuk tanggal kedaluwarsa (expiry date), domain renewal, saldo reseller, maupun lisensi aplikasi. Dengan reminder otomatis, risiko terlewatnya jadwal pembaruan dapat diminimalisir, dan tim dapat lebih fokus pada aktivitas prioritas lain.
membuat template standar untuk panduan fitur produk. Template ini memudahkan setiap anggota dalam menyusun dokumentasi baru dengan format seragam, misalnya berisi urutan: overview, langkah-langkah, tangkapan layar, catatan, dan troubleshooting. Dengan begitu, semua dokumentasi menjadi rapi, mudah dibaca, dan cepat dipahami oleh anggota baru.
dokumentasi troubleshooting teknis untuk berbagai platform seperti eSPT (CoreTax), Mikrotik, GCP, WHMCS, hingga sistem billing internal. Dokumentasi ini menjadi referensi cepat dalam menangani kasus serupa yang pernah terjadi, serta berfungsi sebagai dasar training internal bagi tim baru.
diusulkan adanya training resmi dan sertifikasi teknis bagi tim support. Sertifikasi dari vendor seperti Google, Microsoft, Mikrotik, CoreTax, atau platform cloud lain akan meningkatkan kredibilitas, memperdalam kompetensi teknis, serta memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap kualitas dukungan yang diberikan oleh perusahaan.
Perhitungan migrasi data email & drive (besaran data, source, waktu), create template perhitungan migrasi otomatis (Excel/Gsheet) untuk mempercepat estimasi. Simpan hasil migrasi di log repository agar bisa jadi referensi case berikutnya.
Order ekspedisi / pickup paket / follow up ekspedisi, Support sudah menggunakan vendor ekspedisi terintegrasi yang bisa di-tracking online by WA untuk efisiensi.
Support membantu driving & guidance penjualan produk (Adobe, ChatGPT, dll.), Support mendokumentasikan semua panduan produk promosi di Product Sales Handbook agar tidak harus dijelaskan berulang.